Penayasa.id, PRINGSEWU — Pelayanan publik di Pekon Enggalrejo, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, menuai sorotan. Pasalnya, kantor pekon tersebut tampak lalai (malas dan abai) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.(14/10/2025)
Saat media ini menyambangi kantor Pekon Enggalrejo, Selasa (tanggal isi sesuai waktu kunjungan), sekitar pukul 09.30 pagi hingga pukul 13.00 siang, suasana kantor tampak sepi dan nyaris tanpa aktivitas pelayanan. Hanya satu orang petugas yang terlihat berada di ruang kantor umum.
Ketika dimintai keterangan, petugas tersebut menyebut bahwa perangkat pekon lainnya sedang tidak berada di tempat.
“Semua pada lagan, Mas. Kadusnya ada yang nikahan di Badung Baru,” ujarnya santai.
Ironisnya, ketika ditanya bagaimana jika ada warga yang membutuhkan pelayanan mendesak, jawaban yang diberikan justru terkesan tidak serius.
“Ya nunggu nanti sore, Mas. Kalau tidak ya besok,” tambahnya.
Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan besar tentang komitmen aparatur pekon dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Sebab, kantor pemerintahan semestinya menjadi tempat masyarakat mendapatkan layanan administrasi secara cepat dan tepat waktu, bukan malah tutup di jam kerja dengan alasan urusan pribadi.
Fenomena seperti ini seakan menunjukkan lemahnya pengawasan dari pihak kecamatan maupun pemerintah kabupaten terhadap kedisiplinan aparat pekon. Jika dibiarkan, kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintahan di tingkat bawah bisa semakin merosot.
Menanggapi hal tersebut, Camat Adiluwih, Yuli, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti informasi tersebut.
“Terimakasih atas informasinya. Akan segera ditindaklanjuti dengan pembinaan dan teguran kepada aparatur Pekon Enggalrejo, dan semoga hal serupa tidak terjadi lagi di pekon-pekon lain di Kecamatan Adiluwih,” ujarnya.(RHN)
Komentar