PRINGSEWU, — Pembangunan gedung tambahan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, menuai sorotan. Pasalnya, warga mempertanyakan kesesuaian anggaran sekitar Rp57 juta dengan hasil pekerjaan di lapangan.
Bangunan yang berada di RT 05/RW 02 tersebut disebut memiliki panjang sekitar 8 meter dan lebar 4 meter, sementara tinggi dinding yang terlihat baru sekitar 1 meter.
Ketua RT 05, BG, menilai nilai anggaran tersebut perlu diperjelas karena menurutnya hasil pembangunan belum mencerminkan besarnya pagu.
“Anggaran Rp57 juta kok cuma begini. Kami mempertanyakan penggunaannya,” kata BG. Saat di wawancarai, Sabtu (22/8/2026).
Senada, warga setempat, LH dan DT, meminta pihak terkait melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan anggaran pembangunan tersebut. Mereka menilai audit diperlukan untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan maupun penggelembungan anggaran (mark up).
“Kami meminta Inspektorat segera mengaudit pembangunan tambahan gedung Pustu ini agar penggunaan anggarannya jelas,” ujar LH.
Untuk mendapatkan kejelasan, awak media menghubungi Mail, yang saat pembangunan berlangsung menjabat sebagai Kaur Perencanaan sekaligus pihak yang mengawasi pembangunan, melalui WhatsApp untuk meminta konfirmasi terkait anggaran dan pekerjaan tersebut.
Namun, Mail tidak menjawab saat dihubungi untuk dikonfirmasi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari Mail maupun pihak Pemerintah Pekon Podomoro terkait sorotan dan permintaan audit tersebut.
Warga berharap Inspektorat maupun aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti informasi tersebut dan memeriksa kesesuaian antara anggaran, volume pekerjaan, serta hasil pembangunan di lapangan.
(rhn)
Komentar