Pringsewu, Penayasa.id — Hingga kini, akses jalan utama di Pekon Jatiagung, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, masih belum juga mendapat perbaikan. Kondisi jalan yang rusak parah tersebut kembali dikeluhkan warga karena dinilai semakin membahayakan, terutama saat musim hujan.
Pantauan di lapangan, kerusakan jalan tampak di sejumlah titik dengan lubang menganga menyerupai kubangan. Saat diguyur hujan, lubang-lubang tersebut tergenang air sehingga licin dan rawan kecelakaan bagi pengendara roda dua maupun roda empat.
Isned (35), warga setempat, mengatakan kondisi jalan kini jauh lebih parah dibanding sebelumnya. Menurutnya, keluhan sudah berulang kali disampaikan, namun belum ada tindakan nyata dari pihak terkait.
“Jalannya makin rusak, lubangnya nambah terus. Kalau musim hujan itu seperti kolam ikan, becek dan licin. Kami sudah lama mengeluh, tapi sampai sekarang belum juga diperbaiki,” kata Isned, Selasa (3/2/2026).
Ia menambahkan, tingginya aktivitas
kendaraan bertonase berat turut mempercepat kerusakan jalan. Setiap hari, jalan tersebut dilalui truk pengangkut genteng, batu bata, hingga hasil pertanian menuju pabrik.
“Di sini banyak truk besar lewat, bawa muatan berat. Jalan jadi cepat hancur, tapi tidak ada perbaikan sama sekali,” ujarnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten
Pringsewu segera turun tangan dan melakukan perbaikan sebelum kondisi jalan semakin memburuk dan memakan korban kecelakaan. Jalan tersebut merupakan akses utama aktivitas warga dan jalur penting pengangkutan hasil ekonomi masyarakat setempat.
Komentar
