Program Pembangunan Sanitasi 2025 di Pringsewu Utara Diduga Jadi Ajang Bancakan

Program Pembangunan Sanitasi 2025 di Pringsewu Utara Diduga Jadi Ajang Bancakan

Penayasa
Senin, 26 Januari 2026

 


Pringsewu, penayasa.id — Pelaksanaan Program Pembangunan Sanitasi Tahun 2025 di Kelurahan Pringsewu Utara menuai sorotan. Program yang dikelola Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) setempat diduga tidak transparan dan minim pelibatan masyarakat di lingkungan lokasi pembangunan.



Padahal, program sanitasi yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Sanitasi seharusnya dilaksanakan secara terbuka, partisipatif, serta melibatkan masyarakat setempat.


Salah satu penerima manfaat berinisial JM tidak berada di rumah saat ditemui. Namun, anaknya berinisial WA yang menyaksikan proses pembangunan mengungkapkan tidak ada keterlibatan warga sekitar. Pekerja disebut didatangkan langsung oleh pihak pelaksana.


“Waktu itu kami hanya terima bangunan jadi, dibangunkan langsung dari pihak sana,” ungkap WA, Senin (26/1/2026).



Ia juga mengaku tidak mengenal para pekerja yang mengerjakan pembangunan sanitasi tersebut.


“Yang kerja orang luar semua. Kalau orang sini pasti saya kenal,” ujarnya.


Hal serupa disampaikan penerima manfaat lain berinisial R di RT berbeda. Ia mengaku tidak mengenali satu pun pekerja yang terlibat sejak tahap penggalian hingga pengecatan.



“Tidak ada yang saya kenal. Pekerjanya ganti-ganti, tapi semuanya orang luar,” kata R.


Kedua penerima manfaat tersebut juga mengaku tidak mengetahui besaran anggaran program. Mereka hanya diinformasikan akan menerima bantuan sanitasi.



“Kalau anggarannya tidak tahu. Kami cuma diberi tahu dapat bantuan sanitasi,” tambah R.



Hingga berita ini diturunkan, Ketua LKM Kelurahan Pringsewu Utara belum memberikan keterangan. Upaya konfirmasi telah dilakukan, namun yang bersangkutan tidak berada di kediamannya. (Rhn)